in

Inilah 30 Hal yang Diinginkan Introvert agar Dipahami oleh Extrovert, Benar Gak?

Introvert Extrovert – Kamu pasti sudah tahu bahwa ada dua karakter umum kepribadian manusia, yaitu introvert dan ekstrovert. Berkaitan dengan introvert, mereka seringkali dianggap sebagai pribadi yang menutup diri dan kesepian. Anggapan seperti ini jelas keliru dan sudah banyak dibahas oleh para pakar. Hal ini juga yang coba diungkapkan oleh salah seorang pengguna Reddit, Velvetxily yang mencoba menanyakan kepada para pengguna internet sesama introvert. Ia mengumpulkan 30 hal yang menjadi harapan dari introvert agar bisa dipahami oleh para extrovert. Dan ini adalah 30 hal tersebut.

30 Hal yang Diinginkan Introvert agar Dipahami oleh Extrovert

1. Suka dengan kesendirian bukan berarti kesepian 

Velvetxily mengatakan bahwa mitos terbesar adalah bahwa orang introvert adalah pemalu dan ekstrovert tidak. Baginya introvert atau extrovert tidak berkaitan dengan rasa malu. Hanya saja introvert mendapatkan energi dengan cara menyendiri sedangkan extrovert dengan berkumpul bersama orang lain.

2. Bukan Soundboard

Hanya karena saya adalah pendengar yang baik, tidak berarti kamu bisa menjadikan saya sebagai soundboard.

3. Tidak semua introvert pemalu dan pendiam.

Saya cenderung ramah dengan orang yang dikenal. Hanya saja yang tidak begitu suka jika harus berinteraksi dengan banyak orang dalam satu waktu. Saya juga tidak suka menghadiri acara lebih dari satu dalam seminggu. Perlu dipahami juga bahwa saya tetap bisa banyak bicara dan melakukan kontak mata.

4. Tidak Depresi atau Kesepian

Saya tidak depresi atau kesepian. Saya justru menikmati tinggal di rumah dan menghabiskan waktu sendirian.

5. ‘Terkunci’ dalam aktivitas pribadi adalah cara saya menjalani hidup.

Dr. Andrew Spark dari Queensland University of Technology dalam penelitian tentang Hubungan antara Introvert dan Kepemimpinan mengungkapkan bahwa ‘jelas bahwa introvert berpikir tentang interaksi sosial melalui cara yang berbeda dengan extrovert. Para introvert cenderung memilih untuk tidak terlibat dalam sesuatu yang berkaitan dengan kepemimpinan meskipun mereka sangat mampu dalam menjalankannya. 

6. Tidak Ingin Berbicara

Bukannya saya tidak ingin berbicara pada kamu, tapi saya memang tidak ingin berbicara. Itu terjadi kepada siapa saja.

7. Saya suka sendirian karena saya punya kendali atas ruangan saya.

Oleh karena itu, untuk bisa menerimamu maka kamu harus bisa lebih baik dari kesendirian saya. Kamu tidak bersaing dengan orang lain, tetapi bersaing dengan zona nyaman saya.

8. Berhentilah untuk mengubah perilaku introvert saya.

Hal ini bukan bentuk kekurangan. Jika saya tidak ingin menari, jangan memaksa dengan mengatakan saya malu. Berhenti memaksa saya untuk bersosialisasi dengan cara kalian karena saya bahagia dengan cara saya sendiri.

 9. Saya perlu sendirian

Saya perlu sendirian setelah berinteraksi sosial sebagai bentuk ‘isi ulang’ energi.

10. Social Distancing

Saya sudah lama melakukan social distancing, dan itu keren!

11. Malas Terbuka

Jika kamu mengutarakan bahwa saya kok hanya diam, maka saya akan 100 kali lebih malas untuk semakin terbuka.

12. Tidak Mau Pergi Bersama

Hanya karena saya tidak mau pergi bersama, bukan berarti saya tidak menyukaimu.

13. Kesunyian

Kesunyian tidak selalu berarti canggung dan harus ‘dicairkan’. 

14. Saya Diam Karena Memikirkan Hal Lain

Jika saya diam, itu bukan berarti saya tengah berpikir negatif akan dirimu. 99 persen kemungkinannya adalah saya sedang memikirkan hal lain.

Baca juga: Socially Awkward : Mengenal Kecanggungan Sosial yang Mungkin Pernah Kamu Alami

Terjebak dalam Sebuah Percakapan? Inilah 6 Cara Sopan untuk Mengakhirinya

15. Jangan Meminta Untuk Banyak Tersenyum

Sangat menyebalkan ketika ada yang mengumumkan bahwa saya adalah orang yang pendiam dan tidak banyak bicara. Jangan juga meminta kami untuk banyak tersenyum.

16. Menunjukan Senang

Untuk menunjukkan bahwa saya senang, tidak berarti saya harus banyak bicara. 

17. Bukan Pemalas

Saya bukannya pemalas, saya hanya menikmati waktu untuk mengisi energi.

18. Diam Bukan Berarti Benci

Saya diam bukan berarti membencimu. Saya juga tidak begitu suka ditelepon, lebih baik mengirim pesan teks.

19. Tinggal Sendiri Adalah Hal Mudah

Saya tinggal sendirian di sebuah desa dan tidak pergi ke keramaian seperti bar atau klub. Saya juga tidak mencoba untuk berkencan dengan penduduk lokal. Tak perlu ditanya bagaimana saya bisa melakukannya karena semua hal itu biasa saja dan mudah untuk saya jalani.

20. Bukan Inferior

Saya tidak inferior atau kurang dewasa, saya hanya memang tidak suka membicarakan dan berkomentar akan orang lain.

21. Pandangan Sebagai Introvert

introvert extrovert

Saya sudah lama ingin berbagi pandangan agar orang lain mengerti posisi saya sebagai introvert. Berikut beberapa hal yang saya harapkan bisa dipahami mereka yang extrovert.

  • Adalah mitos jika introvert tidak suka berbicara. Saya hanya tidak suka basa basi. Tapi jika pembicaraan itu saya sukai, maka saya bisa tidak berhenti untuk berbicara. 
  • Introvert juga tidak berarti pemalu, mereka hanya butuh alasan untuk berinteraksi dengan orang lain. Jadi jangan ragu untuk berbicara pada kami, introvert. 
  • Mitos lain yang juga keliru adalah introvert itu sering bersikap kasar. Hal yang benar adalah saya tidak suka berbelit-belit dan berharap semua orang berkata jujur.
  • Introvert bukannya tidak suka berinteraksi dengan orang lain, justu saya sangat menghargai mereka. Hanya saja saya lebih nyaman untuk berkumpul dengan teman-teman terdekat.
  • Introvert bukannya tidak suka berada di tempat atau didepan umum, melainkan tidak suka berlama-lama berada dikondisi tersebut. Saya tidak suka berlama-lama jika memang sudah tak ada hal penting lain untuk dilakukan.
  • Kesalahan jika introvert dianggap selalu ingin sendirian. Saya memang suka untuk sendiri, melamun, dan berpikir tentang sesuatu. Tetapi saya juga tetap butuh orang lain untuk berbagi, biasanya memang tidak banyak, hanya beberapa teman terdekat saja sudah cukup.
  • Introvert dianggap individualis juga merupakan kesalahan besar. Kamu hanya tidak terlalu suka jika selalu mengikuti cara kebanyakan orang. Jika yang dilakukan dianggap tidak sesuai dengan kebiasaan, itu hanya karena kami punya pandangan sendiri.
  • Introvert tidak selalu kutu buku. Saya hanya suka untuk memperhatikan dan memainkan emosi dalam pikiran sendiri.
  • Introvert justru lebih menyukai bersantai di rumah dibandingkan jalan-jalan di mall atau keramaian.
  • Studi dari Silverman, 1986 menunjukkan bahwa persentase introvert meningkat seiring dengan IQ-nya. Tak heran jika banyak ilmuwan, musisi, seniman, penulis, dan filsuf adalah introvert.

22. Tidak Ingin Diganggu Setelah Bekerja Seharian

Seringkali saya tidak ingin diganggu setelah bekerja seharian. Hal yang melelahkan bagi saya jika harus berkumpul dengan banyak orang. Semakin lama berkumpul, perasaan tidak nyaman semakin terasa.

23. Berada Disekitar Orang yang Tidak Peduli

Terkadang, berada di sekitar orang yang tidak peduli akan terasa lebih dari kesepian dibandingkan dengan sendirian.

24. Main Game Seharian

Saya bisa bermain game seharian tanpa melakukan komunikasi dengan siapapun.

25. Mengakhiri Pembicaraan

Jika saya tidak lagi melakukan kontak mata dan sudah mengatakan ‘ya, benar’ berkali-kali, mungkin sudah waktunya untuk mengakhiri pembicaraan.

26. Menghabiskan Waktu Dengan Banyak Teman

Saya sangat menyukai menghabiskan waktu dengan satu sampai tiga teman. Tapi menjadi tidak nyaman jika sudah lebih dari 10 orang, sekalipun mereka adalah teman.

27. Tidak Kesepian

Kamu tidak kesepian, itu hanya anggapan kalian saja. Saya hanya suka untuk sendirian.

28. Punya Hobi

Hanya karena saya introvert, bukan berarti saya tidak punya hobi. Saya punya hiburan dan kesukaan sendiri, hanya saja saya tidak selalu mau untuk berbagi dan membicarakannya.

29. Mengirim Teks

intovert extrovert
People watching video live streamings

Mengirim teks adalah yang lebih saya sukai.

30. Memberi Respon atau Jawaban

Saya akan berbicara setelah 7-10 hari memikirkan apa yang yang ingin dibicarakan dan 14 kali merevisinya. Maksudnya, jika kamu mengajukan pertanyaan dan tidak cepat saya respon, saya hanya sedang berpikir untuk jawaban yang tepat. Apalagi jika hal itu berkaitan dengan persaaan dan melibatkan orang lain.