in ,

Penelitian Anak SD Tentang Roti Viral Setelah Diunggah Gurunya di Facebook, Ternyata Cuci Tangan Sepenting Itu Efeknya!

Penelitian dengan Menggunakan Roti — Kita sejak kecil sudah diajarkan tentang pentingnya kebersihan. Rajin membersihkan rumah, merapikan perabotan, dan mencuci tangan sebelum makan selalu diingatkan guru di sekolah. Tetapi apa kita benar-benar merasa takut ketika tidak melakukannya?

Dalam proses belajar, teori terkadang kurang bisa dipahami tanpa adanya praktek langsung. Begitupun dengan pelajaran kebersihan, kita apalagi anak-anak mungkin tidak begitu takut jika tidak mencuci tangan sebelum makan karena tidak berdampak langsung pada dirinya. Bukti nyata akan keberadaan kuman penyakit pun tidak pernah dilihat anak-anak di depan mata mereka.

Nampaknya hal inilah yang mendorong seorang guru SD untuk megajak anak-anak didiknya melakukan eksperimen tentang kuman. Eksperimen ini dibagikan sang guru di laman facebooknya yang bernama akun Jaralee Annice Metcalf pada tanggal 5 Desember 2019. Unggahan ini berhasil viral dengan memperoleh lebih dari 19K Likes, 68K kali dibagikan, dan 10K komentar.

Facebook Jaralee
Sumber: Facebook Jaralee Annice Metcalf

Penelitian dengan Menggunakan Roti

Menurut pengakuan sang guru, ia mengadakan penelitian kecil bersama murid-muridnya pada bulan sebelumnya karena berkaitan dengan musim flu yang mulai menyerang anak-anak. Proyek penelitian ini layaknya sebuah pembuktian bahwa jika tidak menjaga kebersihan, maka penyakit termasuk flu akan mudah menyerang. Mereka menggunakan bahan sederhana untuk penelitian ini yaitu hanya lima lembar roti tawar dan plastik pembungkusnya.

Setiap roti diberi perlakuan yang berbeda-beda sebelum memasukkannya ke dalam pembungkus.

Roti pertama, diusapkan pada komputer sebelum dimasukkan dalam pembungkusnya. Roti kedua, sebagai kontrol yaitu roti yang tidak disentuh sama sekali. Roti ketiga, disentuh oleh tangan anak-anak yang kotor atau tidak dicuci dahulu. Roti keempat adalah roti yang disentuh tangan anak-anak yang sudah dicuci dengan air dan sabun. Sedangkan, roti terakhir disentuh oleh tangan anak-anak yang sudah membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer.

Semua roti dimasukkan pada plastik zip lock terpisah dan dibiarkan selama 3-4 minggu. Waktu yang cukup lama ini dikarenakan pengawet yang mungkin ada pada tiap rotinya.

Hasil Penelitian

Penelitian Dengan Menggunakan Roti

Lantas apa yang terjadi pada roti setelah dibiarkan selama 3-4 minggu tersebut? Ternyata, masing-masing roti menunjukkan perbedaan reaksi pembusukan atau pembentukan jamur. Hasil terburuk ditunjukkan oleh roti pertama yakni yang diusapkan pada laptop. Roti jelas nampak menghitam dan cukup mengerikan.

Baca Juga: Puasa Senin-Kamis Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan dan Kecantikan Lho!

Kondisi terburuk berikutnya ditunjukkan oleh roti ketiga yaitu roti yang disentuh oleh tangan yang tidak dicuci. Kondisi hampir serupa juga terjadi pada roti kelima yaitu yang disentuh tangan yang sudah dibersihkan hand sanitizer.

Penelitian Dengan Menggunakan Roti
Penelitian Dengan Menggunakan Roti
Penelitian Roti Hand Sanitizer

Kondisi roti yang cukup baik jelas ditunjukkan oleh roti ke empat dan dua.Roti keempat yang merupakan roti yang disentuh oleh anak-anak yang sudah mencuci tangan dengan air dan sabun terbilang masih cukup baik. Begitupun pada roti kedua sebagai kontrol yang juga kondisinya hampir tidak berubah sejak pertama dilakukan percobaan.

Penelitian Roti dengan Sabun & Air
Penelitian Roti yang masih di fresh

Melibatkan siswa secara langsung dalam eksperimen roti ini berhasil membuat mereka sadar akan pentingnya kesehatan. Bahkan para staf sekolah dan siswa dari kelas lain juga diakui berbondong-bondong datang ke kelas mereka untuk melihat langsung percobaan sederhana tersebut. 

Metcalf sendiri mengatakan bahwa percobaannya tidak semata untuk menunjukkan pentingnya menjaga kebersihan kepada siswa-siswanya. Tetapi ia juga menjadikan bukti percobaan itu untuk memberi tahu wali murid bahwa mencuci tangan saja tidak selalu cukup. Perlu perhatian orang tua akan kebersihan anak-anaknya di rumah.

Tak kalah penting, jika anak mereka sakit maka biarkanlah mereka istirahat di rumah. Jangan memaksakan anak ke sekolah saat sakit karena bisa membahayakan siswa lain, guru, dan lingkungan sekitar.