in ,

Relationship Anxiety: Alasan Mengapa Hubungan Terasa Tidak Menyenangkan

Relationship Anxiety – Pernahkah kamu mendengar istilah Relationship Anxiety? Jika diartikan, Relationship Anxiety adalah kecemasan dalam suatu hubungan. Dalam hal ini, hubungan yang dimaksud bisa berupa hubungan pasangan percintaan, pertemanan, atau keluarga. Lantas apa sebenarnya Relationship Anxiety ini? Apakah begitu berbahaya dan mempengaruhi suatu hubungan menjadi tidak sehat?

Memahami Relationship Anxiety

Coba bayangkan dalam suatu keluarga, sang ibu tidak memberi perhatian dan cinta kepada anaknya. Maka kemungkinan anaknya akan tumbuh dalam kebingungan dan perasaan cemas.

Bahkan dalam kondisi lebih parah, ketika orang tua juga memiliki masalah kesehatan mental maka sang anak akan merasa mereka tidak layak dicintai dan tidak patut mendapat perhatian.

Pada akhirnya, sang anak selalu merasa tidak bisa mempercayai orang lain dan ingin orang lain merasakah apa yang mereka rasakan. Melukai perasaan dan mengkhianati kepercayaan menjadi suatu yang biasa bagi mereka. Kondisi inilah yang bisa dikatakan sebagai kecemasan hubungan atau Relationship Anxiety.

Penyebab Relationship Anxiety

Perasaan Relationship Anxiety terjadi karena banyak faktor. Setiap faktor memberi pengaruh sehingga seseorang merasa gelisah dalam hubungan yang ia jalin. Setidaknya ada empat penyebab terjadinya kecemasan hubungan ini, yaitu:

1. Rasa Tidak Aman

Mereka yang tidak mendapatkan perhatian dan dukungan dari keluarga bahkan sejak kecil, akan merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri. Akhirnya, mereka juga merasa tidak aman ketika berhadapan dengan orang lain.

Hal ini juga terjadi pada hubungan percintaan dimana tidak ada rasa aman dan percaya pada pasangan. Kondisi ini bisa naik turun sehingga membuat hubungan menjadi rumit dan akhirnya tidak tercipta rasa bahagia. 

2. Merasa Diabaikan

Sangat wajar ketika seseorang yang tidak pernah mendapat perhatian orang tua sejak kecil, akan dihantui perasaan diabadikan hingga dewasa. Bahkan mereka yang mengalami kondisi ini tidak tahu bagaimana cara memberi perhatian. Tak heran jika akhirnya terjadi Relationship Anxiety yang menjadikan sebuah hubungan terasa hambar bahkan tidak menyenangkan. 

3. Rasa Takut akan Penolakan

Setiap orang pasti tidak ingin mengalami penolakan. Namun kondisinya berbeda bagi mereka yang mengalami kecemasan hubungan. Mereka biasanya akan menghindari kepentingan pasangan dan mengabaikannya.

Lebih jauh, mereka akan mengabaikan penyelesaian konflik dan menganggapnya tidak penting dalam sebuah hubungan. Hal itu menjadi kesalahan yang mereka anggap sebagai bentuk menghindarin penolakan.

4. Takut Kehilangan

Penyebab keempat ini berkaitan dengan poin ketiga, yaitu rasa takut akan penolakan sehingga tidak ingin terjadi kehilangan. Hal ini seolah-olah baik bagi hubungan, namun apa yang dilakukan tidak semestinya.

Baca juga: Kenali 13 Tanda Kecemasan Sosial dan Cara Mengatasinya

Mereka yang mengalami Relationship Anxiety justru akan menjauh dan menghindari pasangan. Hal ini dianggap bisa menjauhi kemungkinan merusak hubungan. Mereka juga sangat menghindari perdebatan, bertukar pemikiran, dan sejenisnya lantaran takut ditinggal pasangan.

Cara Mengatasi Relationship Anxiety

Jika kamu berada di kondisi Relationship Anxiety, jangan cemas. Kondisi ini bisa diatasi dengan beberapa cara. Berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi kecemasan hubungan dan kembali menghadirkan rasa bahagian dalam sebuah hubungan.

1. Menerima Bahwa Kamu Memiliki Masalah

Sebelum melangkah dengan beragam cara, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menerima dengan ikhlas. Ya, kamu harus bisa menerima kenyataan bahwa kamu memiliki sebuah masalah dalam menjalin hubungan. Menyadari kondisi ini akan membuat upaya perbaikan menjadi lebih mudah karena adanya rasa penerimaan.

2. Cari Tahu Karakter dalam Hubungan Sosial

Setiap orang memiliki karakter atau gayanya sendiri dalam berhubungan interpersonal. Karakter ini sangat dipengangaruhi kenangan masa kecil. Maka dari itu, kamu harus mengingat kembali bagaimana hubunganmu dengan orang tua dan bagaimana mereka memperlakukanmu, baik ketika senang, sedih, atau marah. Jika perlu, buat tulisan yang bisa mendokumentasikan kenangan itu untuk kemudian mencari solusi akan perilaku yang kurang baik.

3. Tantang Diri untuk Menjalin Hubungan

Jika kamu terlanjur sulit menemukan pasangan karena Relationship Anxiety, maka cobalah untuk menantang diri sendiri. Pergi ke tempat dimana banyak orang-orang bergaul atau tempat nongkrong teman-teman sejawat. Mulailah menjalin hubungan dengan lebih terbuka.

4. Berlatih untuk Berpikir Positif

Kebiasaan cemas dan berpikir terlalu jauh memang sulit diubah. Namun untuk menjadi lebih baik maka hal itu harus dilatih. Alihkan pikiran pada hal-hal lain ketika kecemasan datang. Hindari pikiran bahwa ia akan pergi dan meninggalkanmu. Dalam beberapa kondisi, kamu bisa mencoba berkontemplasi untuk menenangkan diri.

5. Biasakan Bertanya pada Diri Sendiri “Bagaimana Perasaan Saya Hari ini?”

Memahami diri artinya memahami perasaan yang dialami. Cobalah untuk membiasakan diri bertanya pada diri sendiri setiap harinya. Tanyakan bagaimana perasaanmu hari ini. Apakah kamu menyenangi hubungan dengan pasangan? Apakah kamu bahagia jika tanpa dirinya? Coba tenangkan diri dengan meditasi agar pikiran menjadi lebih tenang dari perasaan cemas.

6. Bantuan Terapis

Jangan merasa takut untuk meminta bantuan terapis. Cara ini penting dilakukan agar kamu mengetahui bagaimana kondisi dirimu dan bagaimana penanganan terbaiknya. 

Berada dalam Relationship Anxiety memang bukanlah hal mudah. Kamu akan merasa bahwa setiap hubungan tidak membahagiakan karena diliputi perasaan cemas. Sebelum memperbaiki hubungan dengan orang lain, pada intinya adalah kamu harus bisa memperbaiki hubungan dengan diri sendiri.