in

Terjebak dalam Sebuah Percakapan? Inilah 6 Cara Sopan untuk Mengakhirinya

Cara mengakhiri pembicaraan, gokilbos.com — Ada kalanya kita terjebak dalam sebuah percakapan tetapi kita tidak tertarik atau memang hendak pergi untuk urusan lain. Namun karena terikat dengan sopan santun, kita seringkali bingung untuk meninggalkan percakapan itu. Kekhawatiran dianggap tidak menghargai orang lain menjadi alasannya. Jika kamu nanti mengalami hal seperti ini, 6 cara berikut bisa dilakukan agar tetap terkesan sopan.

Cara mengakhiri pembicaraan

1. Libatkan Orang Lain dalam Percakapan

C:\Users\USER\Documents\sribulencer\76. Anita 20 artikel\4.1.jpg

Melibatkan orang lain bukan berarti menjadikan orang tersebut sebagai tumbal. Jika kamu dalam pembicaraan yang tidak ingin kamu lanjutkan, kamu bisa memperkenalkan temanmu  yang mungkin memiliki minat topik yang sama. Jika ternyata cocok, tentu itu menjadi kabar baik karena temanmu mendapat teman baru satu frekuensi.

Menurut pakar etika dan penulis, Jodi Smith, cara paling sederhana untuk meninggalkan percakapan yang tidak kamu senangi adalah dengan menarik orang lain ke percakapan itu. Biarkan temanmu memperkenalkan diri karena ini bisa menjadi pemutus topik sebelumnya. Jika dirasa kondisi sudah baik, kamu bisa langsung permisi meninggalkan obrolan.

2. Beri Kesimpulan dan Beralasan ada Teman 

C:\Users\USER\Documents\sribulencer\76. Anita 20 artikel\4.2.jpg

Mengatakan bahwa kamu akan pergi memang kurang nyaman. Kamu bisa mengakalinya dengan membuat sebuah kesimpulan sederhana dari percakapan itu. Lalu kamu bisa beralasan jika melihat seorang teman yang perlu diajak bicara. Menurut Jennifer Grant, seorang ahli etika bisnis memberi contoh perkataan sebagai berikut: “Beverly, saya sangat menikmati pembicaraan denganmu dan jika diizinkan, saya baru melihat seorang teman di sana. Ada pesan yang ingin sampaikan dengannya”. Perpisahan seperti ini akan lebih baik karena lawan bicara merasa dihargai.

3. Permisi dengan alasan yang tepat

C:\Users\USER\Documents\sribulencer\76. Anita 20 artikel\4.3.jpg

Perlu diingat bahwa kamu pada dasarnya berhak untuk waktumu sendiri. Jika kamu memang merasa perlu untuk mengakhiri pembicaraan, cobalah untuk mengatakan permisi dan beri suatu alasan yang tepat. Maksud dari alasan yang tepat adalah kamu benar-benar melakukan alasan itu setelah meninggalkan pembicaraan. Hal ini penting agar lawan bicara tidak merasa dibohongi.

Baca juga: 14 Kata “Ajaib” yang Harus Terus Kamu Pakai dalam Pergaulan

17 Keterampilan Sosial yang Harus Dimiliki agar Banyak Koneksi

Socially Awkward : Mengenal Kecanggungan Sosial yang Mungkin Pernah Kamu Alami

4. Menanyakan Poin Utama Percakapan

Cara mengakhiri pembicaraan

Jika kamu ingin mempercepat suatu percakapan, kamu bisa dengan sopan mengajukan pertanyaan yang mengacu pada poin utama percakapan itu. Sebagai contoh “jadi, bagaimana hasil akhirnya?” atau “lantas, seperti apa akhir dari situasi itu?”. Namun perlu diingat bahwa kamu harus mencari momen yang tepat sebelum mengajukan pertanyaan ini. Jangan sampai pertanyaan ini terlihat seperti ungkapan jengkel.

5. Sarankan Lawan Bicara Melakukan Sesuatu

Cara mengakhiri pembicaraan

Tips berikut terbilang cukup baik dan halus untuk dilakukan agar percakapan berakhir. Sebagai contoh dalam sebuah pesta, kamu bisa mengatakan “hei, bukannya kamu tadi mau mencoba kue yang disana? Rasanya memang enak”. Atau tanyakan “kamu sudah mencoba minuman merah itu? Kamu pasti suka”. Kata-kata ini cukup ampuh untuk mengalihkan perhatian lawan bicara sehingga kamu bisa permisi untuk meninggalkannya.

6. Meminta dan Memberi Kartu Nama 

Cara mengakhiri pembicaraan

Tips terakhir ini khususnya dalam sebuah pertemuan bisnis. Meminta kartu nama dan memberi kartu namamu sangat lumrah dipakai untuk mengakhiri percakapan atau izin untuk segera pergi. Beri sedikit ucapan bahwa kamu senang bertemu dengan mereka dan akan menghubungi jika membutuhkan jasa mereka.